![]() |
| Charles Wakefield |
Castrol didirikan oleh Charles "Cheers" Wakefield dengan nama 'CC Wakefield & Company'. Pada tahun 1899, ketika ia berusia 39, Charles meninggalkan pekerjaannya di Vacuum Oil untuk memulai bisnis baru di Cheapside di London, yakni menjual pelumas untuk kereta dan mesin berat. Dia adalah seorang pria persuasif yang bisa mengartikulasikan visinya secara jelas, dan delapan mantan rekannya ikut ke perusahaan barunya. Pada awal abad baru, Wakefield mengambil kepentingan pribadi dalam dua-alat bermotor sporty baru - mobil dan pesawat. Perusahaan ini mulai mengembangkan pelumas terutama untuk mesin baru ini, yang dibutuhkan minyak yang cukup cair untuk bekerja dari dingin di start-up dan cukup kental untuk tetap bekerja pada suhu yang sangat tinggi. Peneliti Wakefield menemukan bahwa menambahkan minyak jarak yaitu minyak sayur yang terbuat dari biji jarak, adalah trik yang baik. Mereka menyebut produk barunya "Castrol". Castrol merek terdaftar pada tahun 1909. Wakefield Motor Oil adalah penggunaan pertama logo Castrol warna merah, putih & hijau yang terkenal.
![]() |
| Kemasan Pertama |
Pada tahun 1960, CC Wakefield & Company menjadi Castrol Ltd. Sementara perusahaan terus meneliti kompleksitas mesin pelumas lebih mendalam, Pusat penelitian state-of-the-art dibuka di Bracknell, Inggris. Kemudian pada tahun 1966, The Burmah Oil Company membeli Castrol.
Sebagai bukti bahwa Castrol tidak hanya fokus pada pelumasan mobil dan pesawat adalah ketika kapal laut terbesar di dunia “Ratu Elizabeth II” diluncurkan pada tahun 1967, kapal itu menggunakan dan didukung oleh pelumas Castrol. Kurun waktu tahun 1980-an dan 1990-an perusahaan terus memperkenalkan inovatif baru dan produk baru. Kemudian Burmah-Castrol dibeli oleh BP (British Petroleum/Beyond Petroleum) pada tahun 2000 dan merek Castrol menjadi bagian dari kelompok perusahaan BP.
Baru-baru ini, ketika NASA Curiosity Rover memulai misi ke Mars pada tahun 2012, grease Castrol memainkan peranan sentral untuk kelancaran dari roda Curiosity untuk kameranya. Grease diformulasikan untuk program luar angkasa agar mampu di suhu mulai dari -80 derajat Celcius sampai 204 derajat Celcius. Keberhasilan perusahaan adalah karena filosofi asli Charles Wakefield yang memanfaatkan bantuan dan dorongan dari pelanggan dalam usaha mengembangkan pelumas Castrol, karena dia ingin melihat bahwa bekerja dalam kemitraan adalah cara terbaik untuk mencapai keberhasilan bagi kedua belah pihak. Alasan ini masih sangat relevan dengan Castrol masa lalu dan hari ini.

